Kota Layak Anak

Predikat Kota Yogyakarta sebagai kota pendidikan, pariwisata dan budaya belum lengkap jika tidak ditambah predikat lain yaitu kota layak anak. Predikat ini tidak bisa dicapai begitu saja tanpa peran serta semua pihak untuk mewujudkan kota ini sebagai kota yang aman, nyaman bagi anak-anak di Yogyakarta.

Aman dan nyaman sendiri belum cukup jika hak-hak anak tidak terpenuhi dengan baik. Hak-hak anak yang harus kita penuhi agar kota ini bisa menyandang predikat Kota Layak Anak meliputi banyak hal antara lain, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan hal lainnya termasuk tumbuh dan berkembangnya mereka.

Pemkot Yogyakarta sendiri sangat konsen terhadap pemenuhan hak anak ini. Karena anak-anak adalah generasi penerus yang akan membangun dan memajukan kota ini. Mereka harus hidup secara layak dan tumbuh serta berkembang dengan baik. Itu bisa diwujudkan jika Kota ini adalah Kota yang layak untuk anak.

 

Sedikitnya ada Sembilan peraturan daerah (Perda) di Kota Yogyakarta yang mengatur tentang pemenuhan hak anak tersebut. Perda itu masih diperkuat dengan 47 peraturan walikota untuk implementasinya dan tujuh perjanjian kerjasama dengan berbagai pihak terkait hal tersebut.

 

Di bidang pendidikan, upaya yang kita lakukan adalah menggelar wajib belajar 12 tahun dan semboyan kita tidak ada anak usia belajar 12 tahun di Kota Yogyakarta yang tidak sekolah dengan alasan apapun terutama biaya. Banyak program kita lakukan termasuk pemerataan pendidikan baik formal maupun nor formal. Dan buktinya hingga akhir 2011 angka melek huruf di Kota Yogyakarta mencapai 99,98 persen.

 

Dimana angka partisipasi kasar pendidikan pada tingkat SD/MI mencapai 136,55 persen, tingkat SMP/MTs 117,33 persen, tingkat SM/SMK 104,25 persen dengan angka partisipasi murni untuk tingkat SD/MI 119,23 persen, SMP/MTs 88,05 persen, dan SMA/SMK/MA 75,10 persen. Selain itu sebagai  upaya mempersiapkan generasi berkualitas yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahunPemkot Yogyakarta telah membentuk  POS PAUD terpadu dengan program-program sejenis di tingkat kelompok POSYANDU, BKB. Hingga tahun ini telah dicanangkan 622 POS PAUD atau Satuan Paud Sejenis (SPS) PAUD pada setiap RW di Yogyakarta.

Bahkan sejak tahun  2010 dikembangkan 9 POS PAUD Rintisan Kelompok Bermain dan 5 SPS PAUD Inklusi dan untuk melatih kejujuran anak kita sudah membuat program berupa kantin kejujuran di beberapa sekolah. Seluruh anak-anak di Yogyakarta berhak mendapatkan pendidikan, karenanya untuk memperluas akses difabel telah dilaksanakan Pendidikan Inklusi pada 21 sekolah mulai jenjang TK,SD,SMP,SMA,SMK.

 

Wahana rekreasi dan edukasi juga kita kembangkan untuk anak-anak. Ada Tamanpintar dan Radio Anak yang memang disetting untuk anak. Ini adalah salah satu upaya kita sebagai pelayan masyarakat untuk mewujudkan kota ini sebagai kota yang layak untuk anak-anak kita, anak-anak generasi penerus pembangun Kota Yogyakarta, pembangun bangsa dan negara Indonesia. Dari Yogyakarta untuk Indonesia.

Salam Yogya, Salam Indonesia,

Salam Haryadi Suyuti

 

(dimuat di Republika Selasa 26 Juni 2012)

 

Pencarian

Galeri

Link